Bahasa Indonesia Bisa Mendunia, Ini Syaratnya

Bahasa Indonesia bisa mendunia syaratnya banyak para ahli yang menggunakan bahasa Indonesia, beberapa negara menyetujui bahasa Indonesia jadi bahasa internasional, dan bahasa itu mudah untuk digunakan.
Auliatuz Zahrotul Jannah- Duta Bahasa dalam Gebyar Bulan Bahasa SD Muhammadiyah 2 GKB (Tangkapan layar Ahmad Nasafi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Bahasa Indonesia bisa mendunia syaratnya banyak para ahli yang menggunakan bahasa Indonesia, beberapa negara menyetujui bahasa Indonesia jadi bahasa internasional, dan bahasanya mudah untuk digunakan.

Hal ini disampaikan Duta Bahasa Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya 2019 Auliatuz Zahrotul Jannah dalam acara Gebyar Bulan Bahasa SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) melalui Zoom Clouds Meeting yang diikuti siswa kelas I-VI, dengan tema Mendunia dengan membaca, Rabu (28/10/20).

“Mari kita awali dengan ikrar Sumpah Pemuda karena tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Dengan mengenang jasa para pahlawan semoga bisa menambah jiwa patriotisme kita,” ujarnya.

Ririn, sapaan akrabnya, mengungkapkan terpilihnya dia menjadi Duta Bahasa Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya pada tahun 2019 karena menguasai tiga bahasa.

Mari, ajaknya, mengampanyekan bahasa Indonesia. Kita harus bangga dengan bahasa Indonesia dan mari terus kita gunakan bahasa Indonesia agar menjadi bahasa internasional.

Tips Gemar Membaca

Ririn menjelaskan supaya gemar membaca hal yang harus dilakuakan adalah membaca bacaan yang disukai agar menstimulasi untuk suka membaca. Konsisten dalam membaca setiap hari berapa lembar dan tentukan waktunya, dan awali dengan membaca al-Quran.

“Agar kita menjadi sukses ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yakni mempunyai banyak teman, tawadlu pada guru, dan aktif dalam berkegiatan. Agar kita bisa berkontribusi pada negara Indonesia,” jelasnya.

Meskipun, lanjutnya, Indonesia berada di peringkat rendah untuk budaya literasinya, tapi kita bisa mengubah diri kita dengan membaca setiap hari.  Karena, sambungnya, hal ini bisa mengubah peradaban negara dengan gemar membaca.

“Kakak yakin kalian adalah siswa yang berkompeten. Semoga bisa menjadi duta kebanggaan Indonesia, mendunia dengan membaca, karena membaca adalah jendela dunia,” ungkapnya.

Mendunia dengan Membaca

Kepala Berlian School Fauzuddin Ahmad SPd menjelaskan kegiatan Gebyar Bulan Bahasa ini dilaksanakan untuk mengembangkan program sekolah sebagai sekolah literasi di tingkat nasional.

“Tema mendunia dengan membaca diambil karena dengan membaca dapat menambah wawasan atau pengetahuan dan bisa semakin pintar sehingga bisa mengikuti lomba-lomba. Seperti lomba mata pelajaran, tahfidh, seni, atau teknologi,” jelasnya.

Fauzuddin mengungkapkan saat ini lomba digelar secara online. Jika nanti lomba sudah bisa diselenggarakan secara offline, siswa bisa mengikuti lomba di tingkat kabupaten, propinsi, nasional, atau bahkan internasional. Jadi, sambungnya, siswa bisa mendunia dengan membaca.

“Anak yang mewakili lomba adalah anak yang gemar membaca maka jangan lelah untuk membaca. Boleh membaca buku pelajaran, umum, atau buku cerita tentang Rasul dan lainnya. Semoga dengan membaca akan sukses di dunia dan akhirat,” tambahnya.

Pemenang Lomba Bulan Bahasa

Master of Ceremony (MC) Imroatus Saadah menjelaskan dalam Bulan Bahasa, siswa kelas kelas I lomba Puisi, kelas II lomba Menulis Surat Rindu untuk Guru, kelas III lomba Cerita Bergambar, kelas IV lomba Cerita Pengalaman Pendidikan Jarak Jauh, kelas V lomba Membuat Komik, dan kelas VI lomba Membuat Cerpen.

Berikut daftar pemenang Lomba Bulan Bahasa untuk kelas I-V :

Kelas I

Juara I : Aisya Rahmalika Zuhdi

Juara II : Satria Yusuf Pradhana AlGhifari

Kelas II

Juara I : Anisa Zahirah Al Syahdah

Juara II : Arvianti Syakira

Kelas III

Juara I : Felda Azzalia Rahmadhani

Juara II : Aisyah Alya Athiyyah Ramadhani

Kelas IV

Juara I : Zubair Syafi’ As sauqi

Juara II : Khallafin Sabiqul Hinamb

Kelas V

Juara I : Nur Alifah Anggraini

Juara II : Muhammad Hisyam Darmawan

Selamat untuk para pemenang! (*)

Penulis Ria Rizaniyah. Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.

Artikel ini telah diterbitkan oleh pwmu.co pada Rabu 28 Oktober 2020

sumber : pwmu.co

Berlian School Rilis 6 Buku Siswa

Berlian School merilis 6 buku karya siswa dengan tema Terus Tumbuh dan Berkarya di Masa Pandemi, Sabtu (22/8/20) saat Tahun Baru Islam.
Buku karya siswa SD Muhammadiyah 2 GKB (Firdausi Nuzula PWMU.CO)

PWMU.CO – Berlian School merilis enam buku karya siswa dengan tema Terus Tumbuh dan Berkarya di Masa Pandemi, Sabtu (22/8/20).

Dalam acara tersebut, penulis buku anak nasional ini juga memberi motivasi kepada siswa tentang menulis buku.

Acara launching buku karya siswa kelas I-VI ini diikuti secara online siswa kelas I sampai VI menjadi momentum peringatan tahun Baru Islam 1442 H.

Karya Cerita Pendek

Bukan hal pertama SD Berlian School menghasilkan karya buku. Setiap tahun siswa kelas III-IV membuat karya berupa cerita pendek. Setelah itu karya tersebut dibukukan.

Pada tahun ini meskipun di masa pandemi siswa Berlian School tidak berhenti berkarya. Mereka terus tumbuh dan berkaya sehingga menghasilkan enam buku karya siswa kelas I-VI.

Sinopsis Buku Karya Siswa

Ada enam buku yang dirilis SD Berlian School di peringatan Tahun Baru Islam. Keenam buku tersebut berjudul Kebiasaan Sehatku, Senandung Hatiku, Aku Bisa Berkisah, Semesta Jiwa, dan Pelangi Rasa.

Buku berjudul Senandung Hatiku berisi karya tulis puisi yang sarat akan makanan, sebagai bentuk apresiasi segala kebiasaan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Aku Bisa Berkisah berisi karya tulis cerita bergambar tentang betapa pentingnya kesehatan yang mereka ilustrasikan dalam gambar-gamabar dan deskripsi secara sederhana.

Sedangkan Semesta Jiwa Raga berisi karya tulis puisi yang juga mengapresiasi segala kebaikan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari, harapan dan semangat menggapai masa depan tampak kuat dalam masa depan.

Pelangi Rasa antologi pantun karya tulis ini sangat segar sekali untuk di baca, mengingatkan betapa pentingnya menjaga kesehatan tanpa menyinggung perasaan, mengingatkan dengan gembira cara hidup sehat.

Terakhir, Sahabat Surgaku cerita tentang sahabat dan kehidupan anak-anak keseharian mereka tentunya tidak bisa jauh dari sebuah ikatan pertemanan.

“Tulisan karya siswa ini begitu tulus, murni, yang mewakili kesejahteraan hati penulisnya,” jelas Irma Sonya Soraya SKom wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.

Ilustrasi Cover Karya Siswa

Cover buku karya siswa Berlian School adalah siswa. Pembuat cover ini disayembarakan sekolah pada bulan Juli 2020. Berdasarka penjurian siswa yang kreatif tiap level diputuskan sebagai pemenang sayembara sekaligus pemasangan cover buku antologi tersebut.

Adapun ilustrasi pembuat cover buku karya siswa kelas I-VI SD Berlian School sebagai berikut:

  1. Syaif Ali Agung Prayoga II An Naml cover buku Kebiasaan Sehatku.
  2. Mirza Athallah Rafif Prasetyo VI Shalahuddin cover buku Senandung Hatiku.
  3. Chivenigen Ceaser Cynglung IV Mahameru cover buku Aku Bisa Berkisah.
  4. Shafira Nova Salsabila Rahman V Hagia Sophia cover buku Semesta Jiwa Raga.
  5. Almira Syakira Mahali VI Al Fatih cover buku Pelangi Rasa.
  6. Raisya Syarif Salwa Dewi alumni yang lulus pada tahun ini cover buku Sahabat Surgaku.

Selamat! (*)

Penulis Fiska Puspa Dwi Arinda. Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.

Artikel ini telah diterbitkan pwmu.co pada Ahad 23 Agustus 2020